MARI KITA JAGA LINGKUNGAN AGAR SELALU SEHAT BERSIH INDAH DAN HIJAU

MARI KITA JAGA LINGKUNGAN AGAR SELALU SEHAT BERSIH INDAH DAN HIJAU

Rabu, 03 Juli 2013

Enam Instruksi Presiden di Hari Bhayangkara Polri ke 67

       
 

               Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan HUT Bhayangkara Polri 67 di Mako Brimob, Depok, Senin, (1/7). Dalam sambutannya, SBY menyampaikan enam instruksi dan pesan kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Junjung tinggi kode etik polri dalam setiap pelaksaan tugas, baik etika kepribadian, etika kelembagaan, etika kenegaraan maupun etika hubungan masyarakat yang dilandasi nilai pancasila, tribrata dan catur prasetya Polri," kata SBY dalam instruksi pertamanya.

Hadir pada acara itu, Wakil Presiden Boediono, ibu negara Ani Yudhoyono, Kapolri Timur Pradopo, dan sejumlah  Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

Intruksi kedua yang disampaikan SBY adalah agar Polri memberikan pelayanan publik yang lebih responsif dan lebih profesional. Dia meminta pimpinan Polri agar tuntaskan reformasi birokrasi internal polri dan cegah terjadinya penyimopangan dan pelanggaran hukum di lingkungan Polri.

Dia juga meminta Polri agar memaksimalkan pencegahan terhadap aksi-aksi kekerasan dan konflik komunal dan cegah jatuhnya korban jiwa dari pihak manapun. 

"Dengan respon yang cepat dan tepat akan menghilangkan tuduhan sejumlah kalangan bahwa Polri dan Negara telah melakukan pembiaran. Lakukan tindakan hukum objektif, transparan, tanpa pandang bulu, serta akuntable untuk menjamin kepastian hukum serta keadilan. Tindak tegas kelompok-kelompok yang memaksakan hukumnya sendiri dengan melanggar hak-hak konstitusional kita. Beranilah bersikap tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dan yakinlah setiap masalah itu dapat dilokalisasi dan diatasi dengan cepat agar tidak menjadi luas dan menjadi permasalahan nasional," tegasnya.

Instruksi keempat yaitu tingkatkan kesiapsiagaan operasional untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang berekalasi secara cepat. Saya tidak ingin aparat kepolisian berjaga dan tidak siap, baik dalam menangani konflik komunal, aksi kriminal maupun tindak anarkhis. 

Kelima, tingkatkan terus kemampuan jajaran Polri dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai dalam setiap pelaksanaan tugas. Lengkapi pelaksanaan tugas dengan prosedur tepat yang jelas. Dan junjung tinggi kode etik kepolisian.

Sementara instruksi keenam adalah tingkatkan kerjasama, koordinasi, komunikasi antara polri dan penegak hukum lainnya. Para penegak hukum harus saling bersinergi bukan bersaing tidak jelas apalagi saling memperebutkan kewenangan, kewenangan yang dimiliki. [R-14]

Selasa, 25 Juni 2013

Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS dan Manajemen Kepegawaian Tahun 2013

Sosialisasi Peraturan Pemerintah No. 46 Tahun 2011 Tentang  Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil kepada seluruh Kepala SKPD camat dan Lurah seKota Banjarmasin dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2013. Sosialisasi ini dilakukan karena mulai tahun 2014 pemerintah akan menerapkan system penilaian kinerja PNS dengan menggunakan PP tersebut. Diterbitkannya PP No.46 Tahun 2011 secara otomatis akan menggantikan PP No 10 Tahun 1979 tentang Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil yang dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan keadaan dan kebutuhan hukum dalam pembinaan PNS.

Penilaian prestasi kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas pembinaan PNS  yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititik beratkan pada sistem prestasi kerjaPenilaian prestasi kerja PNS di dalam PP No 46 Tahun 2011 dilakukan berdasarkan prinsip objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan. Berbeda dengan system penilaian kinerja PNS yang digunakan selama ini yaitu Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3), untuk penilaian prestasi kerja PNS terbaru terdiri dari unsur Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dengan bobot 60% dan perilaku kerja dengan bobot 40%.

Dalam sosialisasi yang dilakukan oleh BKD Kota Banjarmasin. Tata Laksana dan Kepegawaian dijelaskan bahwa setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan Rencana KinerjaTahunan (RKT)Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun SKP, yaitu: jelas, dapat diukur, relevan, dapat dicapai, dan memiliki target waktu.SKP yang disusun oleh masing-masing PNS memuat kegiatan tugas jabatan dan target yang harus dicapai. Setiap kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus berdasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang, tanggung jawab, dan uraian tugas yang telah ditetapkan dalam Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Bagi PNS yang tidak menyusun SKP akandijatuhi hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai disiplin PNS.

Selain SKP, penilaian prestasi kerja PNS lainnya adalah perilaku kerja.  Penilaian peirlaku kerja meliputi enam (6) aspek, yaitu: orientasi pelayanan, integritas, komintmen, disiplin, kerjasama, dan kepemimpinan. Untuk memudahkan pemantauan dan evaluasi capaian SKP secara berkala dan perilaku kerja PNS yang dinilai, maka pejabat penilai akan menggunakan buku catatan penilaian perilaku kerja PNS.Buku catatan penilaian ini selanjutnya akan menjadi semacam pegangan dalam penilaian PNS yang bersangkutan meskipun PNS tersebut pindah atau mutasi keinstansi lain. 








Senin, 17 Juni 2013

Jika anda berpikir hidup tidak mudah maka begitulah jadinya. Jika anda berpikir hidup itu mudah dan berlimpah ruah, maka begitulah jadinya.lalu apa pilihan anda ?
Orang yang membuat keberhasilan dalam hidup adalah orang yang siap sedia melihat tujuannya dan melangkah menujunya dengan tak pernah goyah.Itulah pengabdian
Nah sekarang .........
Ada dua pilihan utama didalam kehidupan. Menerima kondisi-kondisi apa adanya, atau menerima tanggung jawab untuk mengubahnya

Penyerahan Kartu Perlindungan Sosial / BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) di Kelurahan Kuripan, Kamis 13 Juni 2013

Pemerintah melakukan program BLSM adalah sebagai bentuk  kompensasi akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Dengan begitu, semakin tinggi tingkat subsidi BBM yang dicabut, maka kompensasi yang diterima oleh masyarakat miskin semakin besar. Bantuan tunai ini untuk mengatasi warga yang miskin dan berpotensi miskin akibat inflasi yang disebabkan kenaikan BBM, besaran berbagai program untuk mengentaskan kemiskinan akan ditambah melalui pagu untuk Raskin, Beasiswa Miskin, dan Program Keluarga Harapan, baik besaran nilainya maupun jangkauannya.

Kelurahan Kuripan Kecamatan Banjarmasin Timur mendapatkan BLSM sebanyak 478 orang data tersebut sama dengan jumlah penerima by name by adrees pada Raskin  Penyerahan Kartu Perlindungan Sosial (KPS)  diserahkan oleh petugas dari kantor Pos besar kota Banjarmasin  

Bantuan tunai serupa juga pernah terjadi mendekati Pemilu 2009. Sejumlah masyarakat penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) mengakui sebagai kompensasi kenaikan BBM yang diberikan pemerintah kepada masyarakat sangat berarti meski nilainya tidaklah besar, 

.
                 






Operasi Pasar di Kelurahan Kuripan, kamis, 13 Juni 2013







Senin, 10 Juni 2013

Bimbingan Teknis (Bimtek) petugas Pantarlih Pemilu 2014 Kelurahan Kuripan

Pelaksanaan Pesta Demokrasi / Pemilihan Umum bagi  Negara RI sudah  semakin dekat Pemililu  Anggota DPR, DPRD Tk.I, DPRD Kab/Kota, dan DPD  dilaksanakan tepatnya tanggal 9 April tahun 2014, tahapan penyelenggaraan Pemilu  sudah memasuki pendaftaran Pemilih/Pantarlih .
Pantarlih merupakan ujung tombak KPU dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. Oleh karena itu Pantarlih sangat penting perannya dalam proses penyusunan daftar pemilih. Karena strategisnya peran Pantarlih ini, baik dan buruknya DPT Pemilu 2014 sangat bergantung kepada kinerja petugas Pantarlih di lapangan. Jika Pantarlih bekerja secara optimal dalam proses verikasi faktual, maka DPT Pemilu 2014 diharapkan akan jauh lebih akurat dan berkualitas.
Agar hasil pendataan pemilih berkualitas dan akurat oleh PPK Kecamatan Banjarmasin Timur bersama dengan PPS Kelurahan Kuripan dilaksanakan Bimbingan Teknis bagi petugas Pantarlih yang dilaksanakan pada hari selasa tanggal 11 Juni 2014 bertempat di Aula Kelurahan Kuripan.
Kelurahan Kuripan memiliki TPS sebanyak 26 buah dengan jumlah Pemilih sebelum diferifikasi sebanyak 18.685 pemilih dan setelah diferifikasi sebanyak 13.609 pemilih.
Jumlah pemilih tersebut dimungkinkan masih akan terjadi perubahan. Terjadinya  pengurangan jumlah pemilih disebabkan beberapa hal diantaranya : pemilih  ganda, pindah, dan meninggal.







Jumat, 07 Juni 2013

Rapat Koordinasi dengan PPS dan Unsur RT/RW /DK se Kelurahan Kuripan

            PPS Kelurahan Kuripan telah menurunkan 62 orang panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) atas data pemilih yang disediakan oleh pemerintah.kota Banjramasin 

Petugas mendatangi rumah-rumah warga selama satu bulan untuk memastikan keberadaan orang yang tertera dalam data pemilih yakni data hasil sinkronisasi daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dengan daftar pemilih tetap (DPT) pemilu terakhir.

Pemerintah Kelurahan Kuripan tentunya berharap masyarakat dapat menerima kehadiran petugas pantarlih dengan baik, memberikan data yang sebenar-benarnya dan sekaligus mengawasi kinerja mereka di lapangan,” 
menurut Lurah Kuripan Zulkariana,SE,MA pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih bertujuan untuk memastikan semua pemilih terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), memastikan akurasi data pemilih sesuai dengan kondisi faktual pemilih, memastikan DPT bersih dari orang yang tidak berhak memilih dan untuk melayani pemilih menggunakan hak pilihnya.

Salah satu instrumen yang akan digunakan pantarlih dalam kegiatan verifikasi data adalah stiker. Pantarlih yang telah mendatangi rumah penduduk wajib mengisi dan menempel stiker yang berisi nama kepala keluarga dan nama pemilih di dalam keluarga tersebut di setiap rumah yang sudah didatangi.

“Petugas panitia pemungutan suara (PPS) juga diharapkan untuk mengawasi kinerja pantarlih sehingga data yang akan dituangkan ke dalam daftar pemilih sementara (DPS) benar-benar valid

Pantarlih akan bekerja dengan basis tempat pemungutan suara (TPS) dengan maksimal jumlah pemilih sebanyak 500 orang. dengan demikian tidak ada alasan pantarlih tidak dapat menemui pemilih satu per satu ke rumahnya, hasil verifikasi yang dilakukan oleh pantarlih akan dijadikan sebagai bahan dasar dalam penyusunan DPS. PPS memiliki waktu satu bulan untuk melakukan penyusunan DPS. “Kalau masih ada data yang diragukan, PPS dapat menugaskan kembali pantarlih untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan datanya.

PPS akan melakukan penyusunan bahan DPS dari tanggal 10 Juni sampai 9 Juli 2013. Selanjutnya dilakukan penetapan DPS pada tanggal 10 Juli 2013 dan diumumkan ke publik dari tanggal 11 sampai 24 Juli 2013 untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat. KPU Kabupaten/Kota melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kemudian menyerahkan DPS kepada partai politik di tingkat kecamatan.

Berharap partai politik benar-benar mencermati DPS tersebut dan secara proaktif memberikan masukan jika masih ada penduduk yang berhak memilih tetapi belum terdaftar dalam DPS,

Perbaikan dan penyusunan DPS dilakukan sejak tanggal 2 sampai 15 Agustus 2013. Hasil perbaikan itu akan kembali diumumkan ke publik untuk dimintai masukan dan tanggapan. “Jika masih ada yang belum terdaftar akan kembali diakomodir,” tuturnya.

Hasil perbaikan tersebut  akan diberikan kepada KPU  Kota Banjarmasin untuk ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap /DPT. 

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1434 H tanggal 5 Juni 2013 di Balaikota Banjarmasin





Rabu, 22 Mei 2013

Refleksi Hari Kebangkitan Nasional 2013

       Kebangkitan Nasional merupakan suatu peristiwa yang cukup penting dan menentukan arah kemerdekaan bangsa. Pada saat itu,  banyak  kalangan  para  pelajar  yang  terpanggil   untuk memerdekakan tanah air tercinta. Dengan berdirinya                  Boedi Oetomo pada tahun 1908 oleh Dr. Soetomo, Dr. Wahidin Soedirohoesodo dan Dr. Goenawan dan Suryadi Suryadiningrat (Ki Hadjar Dewantara) menandakan perlawanan bangsa Indonesia yang diwakili oleh kaum terpelajar.
Artinya, bahwa kaum terpelajar dahulu dengan sadar merasakan bahwa harus ada perubahan dan kemajuan yang dicapai Indonesia (Hindia Belanda) agar selamanya tidak terpuruk dan dijajah oleh Belanda. Maka dari itu, banyak perkumpulan pemuda-pemuda di seluruh Nusantara bermunculan setelah diawali dengan berdirinya Boedi Oetmo. Antara lain Jong Ambon (1909), Jong Java dan Jong Celebes (1917) Jong Sumatera dan Jong Minahasa (1918). Dan, semuanya berjuang atas nama nasionalisme kebangsaan Indonesia untuk menjadikan Indonesia merdeka yang akhirnya dapat terlaksana 17 Agustus 1945.
Refleksi Kebangkitan Nasional 1908
Berdirinya Boedi Oetomo sebagai lambang dari awal mula perlawanan para pemuda Indonesia terhadap penjajahan Belanda saat itu. Pemuda memainkan peranan penting dalam menggerakkan perlawanan melalui jalur politik setelah sebelumnya rakyat Indonesia melawan dengan cara fisik.
Pemuda pula lah yang telah menggerakkan dan menyadarkan rakyat Indonesia, bahwa perlawanan terhadap penjajahan harus dilakukan secara serentak lewat berbagai jalur perlawanan. Pemuda menyadari, perlawanan secara fisik dan bersifat regional kedaerahan tidak akan masif untuk menghilangkan penjajahan Belanda. Maka dari itu, penghimpunan pemuda di seluruh Indonesia menjadi salah satu cara yang  masif untuk melawan penjajahan Belanda.
Hal ini memang mempunyai dampak yang masif, karena dengan perlawanan secara koorporatif dan dialogis akhirnya mampu menyatukan pemuda Indonesia lewat Sumpah Pemuda. Setelah itu, perjuangan berlanjut dan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan peran para pemuda.
Kalau kita belajar sejarah, hampir semua perubahan yang besar suatu megara dimulai dengan peran serta pemuda. Begitu pula Indonesia, Kebangkitan Indonesia 1908 menjadi suatu titik tolak perjuangan pemuda untuk mengubah Indonesai yang lebih baik. Selain itu, fakta sejarah tidak terbantahkan ketika pemuda Indonesia melakukan Reformasi 1998 dengan menggulingkan kekuasaan Orde Baru yang berlangsung hampir 30 tahun. Pemuda menggiring roda sejarah negara Indonesia untuk menjadi negara yang lebih baru dari segi apapun.
Melanjutkan Perjuangan Kebangkitan Nasional
Apa yang sepantasnya kita lakukan dengan momen Kebangkitan Nasional? Siapapun itu, baik pemuda maupun orang tua atau bahkan anak kecil, harus kembali merefresh kembali rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme terhadap Indonesia. Setiap manusia Indonesia sudah seharusnya mengingat bagaimana perjuangan para pendahulu untuk memerdekakan bangsa Indonesia.
Bagi para pemuda, belajar dengan giat dan menerapkan ilmu yang didapat untuk mengembangkan Indonesia dari aspek dunia pendidikan maupun  sains merupakan salah satu langkah besar untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar. Sedangkan para pemimpin negeri ini, sudah sepantasnya mengubah moralnya yang terkenal tidak amanah dan buruk. Menghilangkan praktik KKN, menghilangkan kriminalisme hukum dan kebijkan serta lebih peduli dengan keadaan rakyat miskin di seluruh sudut negara Indonesia adalah suatu hal yang mesti diutamakan.
Indonesia  membutuhkan sosok yang mampu menggerakkan bangsa Indonesia untuk maju dan lebih maju lagi. Indonesia harus mampu bangkit menjadi negara besar dengan karakteristiknya sendiri. Indonesia butuh individu-individu yang mencintai negaranya dengan sepenuh hati. Bersatulah pemuda Indonesia. Jayalah Indonesia, Indonesia Sejahtera. 

Senin, 06 Mei 2013

Senin 6 Mei 2013, BKM "Amanah" serahkan dana 30% tahap II kepada KSM

         Pengelola BKM " Amanah " Bapak Drs. Masruf Baderi, M.AP dan Anggota  bersama Fasilitator ibu Rudiah, SE. di Kelurahan Kuripan pada hari Senin tanggal 6 Mei tahun 2013 telah meyerahkan dana tahap II sebesar 30 %  kepada sejumlah KSM untuk jenis kegiatan Lingkungan dan Sosial, seperti perbaikan gang, titian dan bantuan PMT (Pemberian Makanan Tambahan ) bagi Balita pada  kegiatan Posyandu. Pada kesempatan tersebut  Lurah Kuripan Zulkariana. memberikan arahan kepada KSM agar selaku yang dipercaya masyarakat didalam melaksanakan kegiatan  tentunya dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik sesuai aturan dan petunjuk pelaksanaan kegiatan yang telah ditentukan serta bimbingan dari fasilitator dan BKM sehingga hasil pelaksanaan kegiatan dapat diterima oleh masyarakat, demikian pula target waktu yang telah ditentukan juga harus menjadi perhatian KSM  selain itu pula agar  terus dibangun jiwa kebersamaan dan kegotong royongan  antar warga sehingga terjalin tali silaturahim dan rasa memiliki harus selalu ditumbuhkan atas hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai.








Penilaian Petugas Medis Teladan Puskemas Cempaka Putih oleh Tim penilai Tk. Kota Banjarmasin, Jum'at tanggal 26 April 2013









Rabu, 01 Mei 2013

Presiden RI janjikan "May Day" atau Hari Buruh 1 Mei sebagai hari libur nasional.

          Presiden  RI   Susilo  Bambang  Yudhoyono menjanjikan kepada para buruh akan menetapkan May Day atau Hari Buruh 1 Mei  sebagai hari  libur nasional.  Saat  ini,  SBY  sedang  mempersiapkan keputusan presiden untuk meresmikan Hari Buruh sebagai hari libur. "Insya Allah mulai  tahun depan Hari Buruh 1 Mei  sebagai  hari libur,"  ujar kepada ribuan buruh PT Maspion di Aloha, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu 1 Mei 2013.  
Dikatakan SBY, dari 10 negara di ASEAN, sudah delapan negara di antaranya yang menjadikan Hari Buruh sebagai hari libur. Hanya Indonesia dan Brunei Darussalam yang belum menetapkan. ombongan Presiden terdiri dari Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarief Hasan. Turut pula mendampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Bupati Sidoarjo Saiful Illah. Sebelum bertemu buruh, Presiden menemui Presiden Direktur PT Maspion, Alim Markus dan para direksi. Setelah itu, SBY menyampaikan pidatonya di hadapan ribuan buruh Maspion. Dalam pidatonya, SBY memberikan apresiasinya kepada Maspion yang telah mencetak lapangan pekerjaan, memberikan kesejahteraan yang makin baik dan membayar pajak ke negara.Menurutnya, perekonomian bangsa ini terus tumbuh sehingga dunia usaha pun terus berkembang. "Negara dapat penerimaan yang lebih baik, maka secara moral kita berkewajiban untuk terus meningkatkan kesejahteraan para pekerja," kata Presiden. Presiden juga mendukung Maspion untuk terus mengembangkan bisnis dan berkontribusi untuk ekonomi Indonesia.

Usai berpidato, SBY pun makan nasi kotak bermenu sama dengan para buruh. Perjalanan rombongan kemudian dilanjutkan ke PT Unilever di kawasan Rungkut Industri, Surabaya. Penjagaan ketat pun diberlakukan.   TEMPO.COSurabaya-

Makna Hidup dalam Islam

HIDUP ini sebuah misteri dan penuh rahasia! Manusia memiliki keterbatasan dalam memahami makna hidup. Pada umumnya, manusia tidak mengetahui banyak hal tentang sesuatu, yang mereka ketahui hanyalah realitas yang nampak saja (Q.S 30: 6-7). Tidak ada seorang pun yang tahu berapa lama ia akan hidup, di mana ia akan mati, (Q.S 31: 34) dalam keadaan apa ia akan mati, dan dengan cara apa ia akan mati, sebagian manusia menyangka bahwa hidup ini hanya satu kali dan setelah itu mati ditelan bumi. Mereka meragukan dan tidak percaya bahwa mereka akan dibangkitkan kembali setelah mati (Q.S An-Naml: 67). Adapun mengenai kepercayaan adanya kehidupan setelah mati pandangannya sangat beragam tergantung pada agama dan kepercayaan yang dipeluk dan diyakini.

Islam menjelaskan makna hidup yang hakiki melalui perbandingan dua ayat yang sangat kontras, seperti dicontohkan di dalam Alquran. Seorang yang telah mati menurut mata lahir kita, bahkan telah terkubur ribuan tahun, jasadnya telah habis dimakan cacing dan belatung lalu kembali menjadi tanah, namanya sudah hampir dilupakan orang. Tetapi yang mengherankan, Allah SWT memandangnya masih hidup dan mendapat rezeki di sisi-Nya serta melarang kepada kita menyebut mati kepada orang tersebut. Hal ini dapat kita lihat dalam (Q.S 3: 169). "Janganlah kalian menyangka orang-orang yang gugur di jalan Allah itu telah mati, bahkan mereka itu hidup dan mendapat rezeki di sisi Allah." Sebaliknya ada orang yang masih hidup menurut mata lahir kita, masih segar-bugar, masih bernapas, jantungnya masih berdetak, darahnya masih mengalir, matanya masih berkedip, tetapi justru Allah menganggapnya tidak ada dan telah mati, seperti disebutkan dalam firmannya "Tidak sama orang yang hidup dengan orang yang sudah mati. Sesungguhnya Allah SWT mendengar orang yang dikehendaki-Nya, sedangkan kamu tidak bisa menjadikan orang-orang yang di dalam kubur bisa mendengar," (QS Al-Fathir 22). Maksud ayat ini menjelaskan Nabi Muhammad tidak bisa memberi petunjuk kepada orang-orang musyrikin yang telah mati hatinya.

Dua ayat ini memberikan perbandingan yang terbalik, di satu sisi orang yang telah mati dianggap masih hidup, dan di sisi lain orang yang masih hidup dianggap telah mati. Lalu apa hakikat makna hidup menurut Islam?

Seorang filusuf Yunani Descartes pernah mendefinisikan, manusia ada dan dinyatakan hidup di dunia bila ia melakukan aktivitas berpikir. Kemudian Karl Marx menyatakan, manusia ada dan dinyatakan hidup jika manusia mampu berusaha untuk mengendalikan alam dalam rangka mempertahankan hidupnya. Sedangkan Islam menjelaskan manusia ada dan dianggap hidup jika ia telah melakukan aktivitas "jihad" seperti yang telah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Q.S. Ali Imron: 169 di atas. Tentu saja jihad dalam pengertian yang sangat luas. Jihad dalam pengertian bukan hanya sebatas mengangkat senjata dalam peperangan saja, tetapi jihad dalam konteks berusaha mengisi hidup dengan karya dan kerja nyata. Jihad dalam arti berusaha memaksimalkan potensi diri agar hidup ini berarti dan bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Misalnya, seseorang yang berusaha mencari dan menemukan energi alternatif ketika orang sedang kesulitan BBM itu juga sudah dipandang jihad karena ia telah mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Seseorang yang keluar dari sifat malas, kemudian bekerja untuk memerangi kemiskinan, kebodohan, itu juga termasuk jihad karena ia telah mampu mengalahkan hawa nafsunya sendiri, dan bukankah ini jihad yang paling besar karena Rasulullah sendiri menyatakan bahwa jihad yang paling akbar adalah melawan hawa nafsu sendiri.

PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH XVII


          Kementerian Dalam Negeri, hari ini (25/4) menyelenggarakan Peringatan Hari Otonomi Daerah XVII Tahun 2013. Bertempat di Hotel Bidakara, Jl. Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan.

Acara ini dihadiri oleh beberapa unsur pemerintahan, yakni unsur pusat, seperti menteri dan Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), maupun unsur pemerintah daerah, seperti Kepala Daerah yang mendapat peringkat dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD), Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD se-Provinsi Jawa Barat, Banten, dan Jakarta.

"Maksud penyelenggaraan peringatan hari otoda adalah untuk merefleksikan kembali makna implementasi kebijakan desentralisasi dan otoda yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pidato Mendagri, Gamawan Fauzi.

Sedangkan tambah pidatonya, tujuan diselenggarakan peringatan Hari Otonomi Daerah adalah untuk menggalang kerjasama antar pemerintahan daerah serta menidentifikasi potensi lokal dan mengembangkan kapasitas daerah dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Peringatan Hari Otonomi Daerah dengan Tema  "Dengan Otonomi Daerah Kita Tingkatkan Kapasitas Pemerintahan Daerah Untuk Percepatan Kesejahteraan Masyarakat" juga disampaikan Pengumuman Peringkat Hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) Tahun 2012 dan Pemberian Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

Selain itu juga terdapat, Tayangan News Documenter dan Publikasi Capaian Fasilitasi Otonomi Daerah, Forum Dialog dengan tema "Dari Daerah Untuk Indonesia: Otonomi Daerah Pintu Mempercepat Kesejahteraan", Lomba Karya Tulis, dan Malam Apresiasi Ramah Tamah.
Nur Lail -

Berpikir dan Berjiwa Besar

Oleh : Dr. M. Sobry Sutikno
Penulis adalah Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Direktur Eksekutif YNTP for Research and Development

Berpikir merupakan salah satu tanda orang-orang yang yang beriman, sedangkan berjiwa besar adalah salah satu ciri orang-orang yang sukses. Satu permasalahan yang patut dikedepankan adalah: mampukah kita berpikir dan berjiwa besar? Jawabannya: "Mampu", selama kita punya keinginan untuk merubah diri. Hal ini sesuai dengan firman allah QS Ar-Ra'd 13: 11. artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri."

Ada 13 tips yang perlu dilakukan agar dapat berpikir dan berjiwa besar. Berikut:

Pertama, percaya Anda dapat berhasil dan Anda akan berhasil. Untuk itu Anda perlu berpikir sukses, jangan memikirkan kegagalan; ingatkan diri bahwa Anda jauh lebih baik daripada yang Anda pikirkan.

Kedua, sembuhkan diri Anda dari empat penyakit dalih mencakup dalih kesehatan, dalih kecerdasan, dalih usia, dan dalih nasib.

Ketiga, bangun rasa percaya diri dan hancurkan ketakutan dengan membiasakan diri bertindak; menghindari pikiran negatif; menempatkan orang lain dalam perspektif yang benar; mengikuti kata hati; dan menunjukkan sikap percaya diri, benar-benar percaya diri dengan melakukan hal-hal kecil seperti selalu duduk di barisan depan, kontak mata, berjalan 25% lebih cepat, berbicara terus terang, dan tersenyum lebar.

Keempat, tumbuhlah menjadi besar dengan berpikir besar. Gunakan kosa kata pemikir besar. Gunakan kalimat yang menjanjikan kemenangan, harapan, kebahagiaan, dan kesenangan; hindari kata-kata yang menghasilkan gambaran kegagalan, kekalahan atau kesengsaraan. Bentangkan visi Anda. Lihat potensi jangan hanya terfokus pada yang nampak. Dapatkan gambar besar dari pekerjaan Anda. Jangan memikirkan hal-hal sepele.

Kelima, berpikir kreatif dengan cara membuang kata "tidak mungkin," "tidak dapat dikerjakan," "tidak ada gunanya mencoba," dari pikiran dan pembicaraan Anda. Terbukalah terhadap gagasan baru. Tanya setiap hari, "Bagaimana saya dapat bekerja lebih baik?" "Bagaimana saya dapat bekerja lebih banyak?" Barbaurlah dengan orang-orang dengan latar belakang berbeda.

Keenam, berpikirlah sebagaimana orang penting berpikir. Pastikan penampilan Anda mengatakan, "Ini dia orang penting, pandai, berhasil, dan dapat diandalkan.

Ketujuh, atur lingkungan Anda, gunakan selalu yang kelas satu. Jangan biarkan orang berpikiran keci menghalangi Anda. Dapatkan nasehat hanya dari orang sukses, jangan menerima nasehat dari penasehat freelance yang hidup dalam kegagalan. Jangan berbicara buruk mengenai siapapun.

Kedelapan, jadikan sikap Anda sekutu Anda. Tumbuhkan sikap "saya aktif." Jika Anda mendapatkan diri Anda tidak begitu berminat akan sesuatu, galilah lebih dalam dan pelajari lebih banyak mengenai hal tersebut.

Kesembilan, berpikir benar tentang orang lain. Jadilah orang yang me-nyenangkan. Ambil inisiatif untuk ber-kenalan dan membina persahabatan. Terima perbedaan dan keterbatasan manusia. Berpikir positif tentang siapapun, apa pun, termasuk Tuhan.

Kesepuluh, tumbuhkan kebiasaan bertindak. Jadilah pelaku, bukan hanya penonton. Ingat, gagasan bagus akan bernilai hanya kalau ditindak-lanjuti. Gunakan tindakan untuk mengatasi rasa takut dan membangun rasa percaya diri.

Kesebelas, mengubah kekalahan menjadi kemenangan. Pelajari setiap kesalahan dan kelemahan Anda, kemudian perbaiki. Berhenti menyalahkan nasib. Gabung ketekunan dan eksperimen. Tetaplah pada cita-cita Anda, tapi jangan benturkan kepala Anda ke dinding.

Keduabelas, gunakan tujuan untuk membantu Anda tumbuh. Tetapkan secara jelas ke mana Anda ingin pergi. Ciptakan gambaran Anda sepuluh tahun dari sekarang. Tuliskan rencana sepuluh tahun Anda. Hidup Anda terlalu penting untuk diserahkan kepada nasib. Tuliskan apa yang ingin Anda capai dalam bidang pekerjaan, keluarga, dan sosial Anda. Kembangkan tujuan 30 hari. Lakukan investasi pada diri Anda sendiri.

Ketigabelas, berpikir seperti pemimpin. Bertukar pikiranlah dengan orang-orang yang ingin Anda pengaruhi. Sebelum bertindak, tanya "Apa yang kupikirkan mengenai hal ini jika aku bertukar tempat dengan orang lain?" Terapkan aturan "manusiawi" dalam berhubungan dengan orang lain. Tanya, "Apakah cara paling manusiawi untuk mengatasi hal ini?" dalam segala sesuatu, tunjukkan bahwa Anda mengutamakan orang lain. Perlakukan orang lain sebagai-mana ia ingin diperlakukan. Pikirkan kemajuan, percaya pada kemajuan, dan dorong kemajuan. Gunakan kesendirian untuk berdialog dengan diri sendiri.

Berpikir dan berjiwa besar menjadi tantangan buat kita semua. Semoga 13 tips ini dapat berguna buat saya pribadi dan pembaca umumnya. Amin


Hidup.

Jika anda berpikir hidup tidak mudah maka begitulah jadinya. Jika anda berpikir hidup itu mudah dan berlimpah ruah, maka begitulah jadinya.lalu apa pilihan anda ?

Orang yang membuat keberhasilan dalam hidup adalah orang yang siap sedia melihat tujuannya dan melangkah menujunya dengan tak pernah goyah.Itulah pengabdian

Nah sekarang .........

Ada dua pilihan utama didalam kehidupan. Menerima kondisi-kondisi apa adanya, atau menerima tanggung jawab untuk mengubahnya